Inovatif dan Berdampak, Deno Hariyadi Raih Juara 1 Lomba Deep Learning Hardiknas 2026
Mempawah (Kemenag Kalbar) – Prestasi gemilang kembali ditorehkan dalam rangkaian Gebyar Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh PGRI Kecamatan Jongkat. Pada ajang Lomba Inovasi Pembelajaran berbasis deep learning, Deno Hariyadi berhasil meraih Juara 1 berkat gagasan kreatif dan aplikatif yang dinilai mampu memberikan dampak nyata dalam dunia pendidikan.
Kegiatan lomba ini dilaksanakan pada 26 April 2026 dan diikuti oleh berbagai tenaga pendidik dari satuan pendidikan di Kecamatan Jongkat. Penilaian dilakukan secara menyeluruh, mencakup aspek kreativitas, relevansi pembelajaran, serta kebermanfaatan inovasi bagi peserta didik. Hasil perlombaan kemudian diumumkan secara resmi pada 1 Mei 2026 saat penutupan rangkaian kegiatan Gebyar Hardiknas.
Dalam inovasinya, Deno Hariyadi mengangkat tema isu-isu lingkungan yang dikemas melalui pendekatan deep learning. Pendekatan ini menekankan pada pemahaman mendalam, keterlibatan aktif siswa, serta kemampuan dalam menemukan solusi nyata terhadap permasalahan yang ada di lingkungan sekitar.
Fokus utama dari inovasi tersebut adalah pemanfaatan limbah sabut kelapa yang melimpah di Desa Wajok. Melalui model pembelajaran berbasis proyek, siswa diajak untuk mengolah sabut kelapa menjadi wadah pot tanaman yang ramah lingkungan dan bernilai guna. Kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan berpikir kritis dan kreatif, tetapi juga menanamkan kepedulian terhadap lingkungan serta membuka peluang pengembangan jiwa kewirausahaan.
Keunggulan inovasi ini terletak pada keterpaduan antara konsep pembelajaran mendalam dengan penguatan karakter peserta didik. Selain itu, pemanfaatan potensi lokal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa menjadikan pembelajaran lebih kontekstual, menarik, dan mudah dipahami.
Pendekatan yang diterapkan juga mendorong siswa untuk tidak hanya memahami teori, tetapi mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata. Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan kualitas pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada pembentukan sikap dan keterampilan.
Apresiasi atas capaian tersebut turut disampaikan oleh pihak madrasah yang menilai bahwa keberhasilan ini merupakan bukti nyata peran guru sebagai agen perubahan melalui inovasi pembelajaran yang relevan dan berdampak. Inovasi yang dihadirkan dinilai mampu menjawab tantangan pendidikan masa kini yang membutuhkan kreativitas dan adaptasi terhadap lingkungan sekitar.
“Prestasi ini merupakan bukti nyata bahwa guru mampu menjadi agen perubahan melalui inovasi pembelajaran yang relevan dengan kehidupan. Semoga terus menginspirasi untuk menghadirkan pembelajaran yang kreatif, bermakna, dan berdampak nyata bagi peserta didik serta lingkungan sekitar,” demikian pesan yang disampaikan sebagai bentuk motivasi.
Dengan semangat Hari Pendidikan Nasional, prestasi ini diharapkan dapat menjadi pemicu bagi seluruh tenaga pendidik untuk terus berinovasi dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter, kepedulian lingkungan, serta keterampilan hidup yang bermanfaat bagi masa depan. (Humas)






Total Users : 18440
Views Today : 22
Views Yesterday : 46
Views Last 7 days : 435
Views Last 30 days : 1408
Views This Month : 1068