PERINGATAN ISRA’ MI’RAJ 1447 DI MTS NEGERI 3 MEMPAWAH
Peringatan Isra’ Mi’raj 1447 H dilaksanakan MTs Negeri 3 Mempawah pada Senin, 26 Januari 2026 di Masjid Al-Falah Wajok Hilir. Hadir dalam acara tersebut Kepala, seluruh guru dan staf tata usaha MTs Negeri 3 Mempawah serta siswa-siswi MTs Negeri 3 Mempawah. Turut hadir juga Ketua Komite MTs Negeri 3 Mempawah bapak Usman Jailani, S.Pd, Babin Kamtibmas Polsek Jungkat, Babinsa Wajok Hilir dan masyarakat sekitar MTs Negeri 3 Mempawah. K.H. Agustianai pengasuh pondok pesantren Darul Qolam menjadi penceramah dalam kegiatan tersebut.
Ketua panitia Isra’ Mi’raj MTs Negeri 3 Mempawah Rusmi Susila, S.Ag dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Isra’ Mi’raj ini adalah agenda tahunan yang selalu dilaksankan oleh MTs Negeri 3 Mempawah. Isra Mi’raj sangat penting untuk mengingatkan kepada kita, terutama kepada siswa-siswi agar mereka tidak lupa akan kewajiban mereka untuk melaksanakan shalat. Shalat alat tolak ukur akan keislaman seorang. Karena itu pada acara ini mengambil tema “ Semangat Isra’ Mi’raj menuntun mandiri untuk beribadah dengang khusyuk serta menjadikan manusia yang beriman, beradab dan bertakwa”, ujar Rusmi.
K.H. Agustiani dalam ceramahnya menyampaikan tentang kewajiban shalat bagi umat Islam. Isra Mi’raj merupakan momentum peringatan perjalanan suci Nabi Muhammad SAW ke Sidratul Muntaha, di mana perintah shalat lima waktu diterima langsung dari Allah SWT. Peristiwa ini menegaskan shalat sebagai tiang agama dan hadiah istimewa untuk berkomunikasi langsung dengan Sang Pencipta.
Poin-poin yang beliau sampaikan sebagai berikut: 1. Perintah Langsung: Shalat adalah satu-satunya ibadah yang diperintahkan langsung kepada Nabi Muhammad SAW tanpa perantara. 2. Fondasi Utama: Isra Mi’raj mengingatkan bahwa shalat merupakan fondasi utama kehidupan dan sarana penghubung hamba dengan Allah SWT. 3. Keringanan Lima Waktu: Awalnya diperintahkan 50 waktu, namun atas saran Nabi Musa AS dan kasih sayang Allah, shalat diringankan menjadi lima waktu sehari semalam. 4. Pencegah Maksiat: Mendirikan shalat yang berkualitas dapat mencegah perbuatan keji dan munkar. 5. Momentum Perbaikan: Peringatan ini menjadi ajakan untuk meningkatkan kualitas, kekhusyukan, dan kedisiplinan dalam menunaikan shalat tepat waktu. 







Total Users : 13489
Views Today : 5
Views Yesterday : 26
Views Last 7 days : 237
Views Last 30 days : 934
Views This Month : 5